E-learning pertama kali dimulai oleh Universitas Illinois, Urbana-Champaign pada tahun 1960 dengan
menggunakan Sistem Instruksi Berbasis Komputer (Computer-Assisted Instruction) yang dijalankan
di komputer PLATO, diciptakan oleh Profesor Don Bitzer. Sejak saat itu, tahun 1990, era CBT
(Computer-Based Training) atau Pelatihan Berbasis Komputer mulai bermunculan. Aplikasi E-
learning dikemas dalam bentuk CD-ROM, dijalankan di Komputer Personal (PC) Standalone. Isi
materi dapat berupa tulisan maupun multimedia (Foto, Ilustrasi, Audio, Animasi dan Video).
Di zaman sekarang, mungkin sudah tidak ada lagi yang mengetahui apa itu e-learning. Perkembangan
ilmu pengetahuan Teknologi Informasi dan Komunikasi atau yang disingkat TIK telah mempengaruhi
semua lingkungan dan aspek yang ada di dunia termasuk di Indonesia. Melihat peran penting TIK
dalam pembelajaran, maka pada pelaksanaannya banyak sekali model pembelajaran yang telah
dikembangkan untuk memecahkan masalah belajar dan pembelajaran. Salah satu model tersebut ialah
model pembelajaran berbasis Teknologi Informasi dan Komunikasi atau TIK. Model pembelajaran ini
banyak melahirkan istilah seperti e-learning, web-based learning, online learning, dan distance
learning.
Di saat pandemi ini, pembelajaran dengan metode elektronik atau disebut e-learning sangat
dibutuhkan, karena adanya protokol dari pemerintah bahwa disaat pandemi ini tidak dianjurkan untuk
melakukan kegiatan belajar mengajar di tempat Pendidikan secara langsung, bertatap muka. Karena
itu semua metode pembelajaran dialihkan dengan menggunakan media elektronik yang disebut yaitu
e-learning.
Dengan adanya proses pembelajaran yang masih dibilang metode baru ini, sangat merubah karakter
dan pola belajar para pengguna e-learning yang awalnya belajar normal dengan metode tatap muka
secara langsung. E-learning harusnya dapat berdampak baik dan positif kepada para penggunanya
karena adanya e-learning ini sangat mudah digunakan dan waktu yang digunakan juga semakin efisien
karena kita tidak perlu lagi ke sekolah untuk memperoleh ilmu. Dan berdampak baik juga dengan
keadaan lalu lintas yang biasanya padat, dengan adanya e-learning ini kita sudah tidak perlu untuk
keluar rumah. Namun disisi lain, terdapat juga kendala yang sering dirasakan oleh para pengguna e-
learning ini seperti kurangnya memadai perangkat yang digunakan, dan proses pembelajaran e-
learning harus menggunakan koneksi internet yang mumpuni sehingga para pengguna yang
tinggalnya mungkin jauh dari kota atau tempat keramaian sehingga sulit untuk mendapatkan koneksi
internet yang layak.
Oleh karena itu, dengan adanya e-learning ini kita dapat memperoleh ilmu sebanyak mungkin karena
di proses pembelajaran seperti ini akan semakin banyak waktu luang kita yang bisa diisi dengan
menambah ilmu, bisa dari buku maupun dari internet. E-learning sangat membantu kita untuk
memahami suatu pembelajaran karena ilmu dari metode ini dapat kita peroleh lebih dari satu sumber
atau satu pengajar.
Bagi yang ingin belajar di dunia kerja namun terkendala oleh pandemi, magang di Star Share bisa menjadi pilihan karena diadakannya magang online yang berbasis e-learning.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar